Keselamatan

Orang siapakah tidak ingin dirinya selamat? Pasti semua orang berupaya supaya selamat. Di rumah, di jalan, di tempat bertugas-bekerja, di manapun dan pada setiap saat orang menjaga dirinya supaya selamat.

Mau selamat itu ialah mau lolos dari kematian yang merenggut kehidupan itu dari diri kita. Jadi, agar kehidupan kita tidak sampai direnggut kematian, kita hendaklah memikirkan langkah-langkah apa yang perlu kita lakukan.

Dalam Alkitab umat Kristiani diajarkan adanya dua kematian. Tetapi sebelum hal ini diuraikan, perlu kita ketahui bahwa manusia diciptakan dengan tubuh, jiwa, roh. Kematian pertama itu mengakhiri kehidupan jasmani, kematian kedua adalah kematian rohani.

Pada kematian pertama tubuh umat Tuhan Yesus yang meninggal terpisahkan dari roh dan jiwanya, lalu dikubur. Tetapi roh dan jiwanya yang tetap hidup dibawa langsung ke Firdaus. Ingatlah penjahat yang disalibkan bersama dengan Tuhan Yesus! Karena ia percaya dan menghormati Tuhan, tubuhnya mati tergantung di salib, tetapi roh, jiwanya dibawa Tuhan Yesus ke Firdaus.

Dalam Injil Lukas 23: 42, 43 tertulis:

Lalu ia berkata: “Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja.” Kata Yesus kepadanya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus.”

Begitulah terjadi dengan semua orang yang percaya dan menjadi umat milik Tuhan Yesus. Apabila kita meninggal dunia, tubuh kita dikubur, tetapi roh-jiwa kita dibawa Tuhan ke Firdaus dan kita hidup kekal selamanya.

Lain halnya dengan kematian rohani. Kematian ini sudah berlangsung pada waktu seseorang, sementara ia masih hidup di dunia, sebab jiwa orang itu dengan sadar dan dengan kehendaknya sendiri menolak Roh Allah Yang mau taruhkan HidupNya yang kekal dalam dirinya. Iapun menutup hatinya untuk Tuhan Yesus dan tidak mau menerima karya penebusan Tuhan Yesus bagi dirinya.

Apabila orang itu meninggal dunia, tubuhnya dikubur, tetapi roh dan jiwanya masuk ke dalam kerajaan maut.

…., dan maut dan kerajaan maut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan mereka dihakimi masing-masing menurut perbuatannya. Lalu maut dan kerajaan maut itu dilemparkanlah ke dalam lautan api. Itulah kematian yang kedua: lautan api. Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu. Wahyu 20: 13b-15

Sungguh mengerikan, apa yang terjadi kelak pada orang yang menjalani kematian kedua itu. Hanya mereka yang namanya tertulis dalam Kitab Kehidupan tidak akan mengalami sengsara itu yang kekal dan berlangsung terus-menerus.

Alangkah bijaknya dan baiknya, kalau orang sedini mungkin (yaitu hari ini!) mulai bertindak meraih keselamatan bagi roh-jiwanya! Bagaimana caranya??

Tuhan Yesus sendiri tunjukkan caranya di Yohanes 14: 1, 6:

“Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.

Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Juga rasul Petrus menyatakan dengan jelas dan tegas di Kisah Para Rasul 4: 12:

Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.”

Maka dengan pernyataan-pernyataan tersebut orang boleh mengetahui bahwa hanya dengan satu langkah-bahkan, itulah langkah satu-satunya – diperolehnya keselamatan dan kehidupan kekal.

Langkah satu-satunya itu ialah percaya pada Tuhan Yesus, dan menyambutNya sebagai Juruselamat dan Penebus. Amal dan jasa apapun yang dapat dilakukan manusia, tidak akan mendatangkan keselamatan.

Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus. Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. (Roma 3: 23-25a)

Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus, yang telah menyerahkan diri-Nya sebagai tebusan bagi semua manusia: itu kesaksian pada waktu yang ditentukan. (1 Timotius 2: 5, 6)

Ayat-ayat dikutib dari Alkitab Terjemahan Baru © Lembaga Alkitab Indonesia, 1974
Copyright/Hak Cipta © Kasih Kekal http://www.kasihkekal.org 2005

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s