BERTEKUN DALAM DOA

Pembicara: kak Fifi

04032011

Ayat: Lukas 18: 1-8

Pada perikop ini dibahas ketekunan murid Yesus berdoa adalah kerinduan dari Allah dan perintah-Nya. Pada ayat 2-5 dikatakan agar murid-murid harus berdoa. Dari kata “harus” dapat dilihat kalau ini adalah sebuah perintah Tuhan, jika tidak dilakukan, maka akan berdosa. Yesus memberikan perumpamaan ini agar murid-murid selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu dan di dalam ketekunan tidak ada putus asa karena Tuhan mewarisi kesanggupaan supaya tidak putus asa. Seperti pada cerita Rut dan Naomy di Betlehem. Pada waktu di Betlehem, orang pertama yang dicari Naomy adalah kerabatnya. Tradisi orang Israel dalam tolong-menolong sangat kental. Kalau kerabat memiliki sifat yang pelit dan tidak mau menolong, maka bisa datang kepada hakim. Hakim yang tidak berprikemanusiaan tetap bisa membenarkan si janda karena kehadirannya sangat mengganggu hakim. Sehingga hakim memberikan yang janda butuhkan.

Mengapa murid-murid harus selalu berdoa dan tidak boleh putus asa? Karena kondisi murid-murid sama seperti janda yang hopeless (tidak punya pengharapan) dan helpless tanpa Allah. Namun, hanya di dalam Tuhanlah kita bisa menjadi hopefull dan helpfull. Pada ayat 6-8 adalah kesimpulan dari perumpamaan ini. Hakim yang menolong hanya supaya tidak diganggu terus-menerus oleh si janda. Hakim tersebut tidak tahan akan ketekunan si janda. Oleh karena itu, apalagi Tuhan yang Maha Baik. Ketekunan berdoa yang benar adalah ketika Tuhan menjawab “TIDAK”, pendoa tidak marah. Dalam Yakobus dibahas tentang doa yang salah. Dan yang hanya memuaskan hawa nafsu. Doa tidak boleh dipisahkan dari firman.

Jangan egois karena selalu membicarakan tentang kita. Padahal perkataan Tuhan juga sangat penting bagi kita. Pendoa yang benar membuat iman semakin bertumbuh, semakin percaya kepada Allah sekalipun permintaan tidak sesuai dengan Tuhan. Sama seperti Tuhan Yesus, doa di taman Getsemani, keinginan Tuhan Yesus dan Allah berbeda, maka ada doa: KehendakMu yang jadi dan bukan kehendakku. Kitab Lukas dikisahkan, ketika Yesus berdoa ketiga kalinya, malaikat turun dan memberikan kekuatan. Pergumulan yang sering membawa keputusan kiranya dengan Tuhan melihat kita tekun berdoa dan iman kita tumbuh di dalamnya, Tuhan mau membantu kita.

Semoga ringkasan PJ ini bermanfaat untuk kehidupan doa kita!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s