PENDENGAR DAN PELAKU FIRMAN TUHAN



18 Februari 2011

Perikop Firman Tuhan : Yakobus 1: 19-27

Ketika kita ditipu oleh orang lain pasti kita akan merasa kecewa dan marah. Terlebih lagi jika ditipu oleh si iblis. Namun, bagaimana jika ditipu oleh diri sendiri? Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!” (Mat 7: 21-23)

Kita menipu dengan diri kita sendiri dengan menyangka bahwa kita pasti diselamatkan meski cara hidup kita tidak sesuai dengan Firman Tuhan (tidak berkenan di hadapan Tuhan). Kerohanian yang berkenan di hadapan Tuhan ialah sikap yang sungguh-sungguh terhadap Firman Tuhan (tidak suam-suam kuku) karena adalah kejijikan bagi Tuhan jika kita suam-suam kuku (dimuntahkan). Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku. (Wahyu 3:16)

Mengapa kita harus hidup seturut Firman Tuhan? Karena firman Tuhan adalah benar (sumber kebenaran).

Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran. (Yoh 17:17)

Hidup yang berkenan sangat berhubungan dengan hubungan antara kita dengan Firman Tuhan. Hubungan antara kita dengan Firman Tuhan dapat dilihan dari sikap kita terhadap Firman Tuhan.

SIKAP YANG BENAR TERHADAP FIRMAN TUHAN

1.       Menerima firman Tuhan.

Mat 13 (Perumpamaan Serang Penabur)

Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat.”  (Mat 13:23)

Menerima berarti mendengar dan mengerti. Sikap penerimaan akan Firman Tuhan menentukan seorang Kristen sejati atau tidak. Bukti kita menerima Firman Tuhan bias dilihat dari buahnya.

Ada 3 jenis buah:

          Buah Perotbatan        : Buah ini bisa dilihat dari ada tidaknya perubahan sikap kita (tentunya dari buruk ke baik ya..) saat mengalami pertobatan.

          Buah Roh                      : Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu. (Gal 5:22-23)

          Buah Penginjilan         : Kesaksian kita. Barangsiapa percaya kepada Anak Allah, ia mempunyai kesaksian itu di dalam dirinya; barangsiapa tidak percaya kepada Allah, ia membuat Dia menjadi pendusta, karena ia tidak percaya akan kesaksian yang diberikan Allah tentang Anak-Nya. (1 Yoh 5:10)

Namun, yng Tuhan harapkan tidak hanya mendengar namun men-camkannya.

Barangsiapa mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar!” Lalu Ia berkata lagi: “Camkanlah apa yang kamu dengar! Ukuran yang kamu pakai untuk mengukur akan diukurkan kepadamu, dan di samping itu akan ditambah lagi kepadamu.(Markus 4:23-24)

Maksud men-camkan Firman Tuhan :

          Menyeleksi apa yang didengar. Biarlah telinga kita sering dipakai untuk mendengarkan Firman Tuhan.

          Haus akan Firman Tuhan selalu. (Yoh 7:37-39)

Empat cara men-camkan Firman Tuhan :

1.       Cepatlah untuk mendengar (Ibrani 6 :11)

2.       Bergairah untuk mendengar firman Tuhan (Maria dan Martha, menjadi seperti Maria)

3.       Terima Firman Tuhan dengan baik (Yoh 15:7)

4.       Buang segala kejahatan

 

2.       Jadilah pelaku Firman Tuhan

Karena Firman Tuhan memiliki otoritas untuk :

          Menyelamatkan         : Dalam artian luas dapat diartikan menciptakan (dari yang tidak ada menjadi ada, dari yang tidak mungkin menjadi mungkin, dll)

          Memerdekakan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s