More about Bible

ringkasan PJ 29 02 0, Oleh k’ Essy

2 Timotius 3:16=”segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.”
segala tulisan itu berarti semuanya yang adalah isi Alkitab, yang terdiri dari Perjanjian Baru dan Perjanjian Lama. Kedua-duanya bukan salah satu.

Terkadang kita sebagai orang yang percaya cenderung lebih suka membaca kitab-kitab yang ada pada Perjanjian Baru. Mengganggap Perjanjian Lama tidak bergitu penting. Tetapi sebenarnya kedua kitab itu adalah penting. Allah yang sama yang ada dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Yesus sendiri tunduk pada Perjanjian Lama dalam kehidupanNya. Pada Matius 4:3-4 saat Yesus mengalami pencobaan di padang gurun, Ia berkata pada si iblis pada ayat 4:”ada tertulis: manusia bukan hidup dari roti saja, tetapi dari setiap Firman yang keluar dari mulut Allah.” dimana ayat tersebut terdapat dalam Perjanjian Lama, yaitu Ulangan 8:3b=”untuk membuat engkau mengerti bahwa manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi manusia hidup dari segala yang diucapkan Tuhan.” Yesus menerapkan tulisan tersebut untuk diriNya sendiri bukan untuk si iblis.

Kristus merupakan sentral dari Alkitab. Adapun pembagian Alkitab:

  1. Perjanjian Lama berisi Kristus yang dinubuatkan (the Christ of revelation)
  2. Kitab-kitab Injil berisi Kristus yang hadir dalam sejarah (the Christ of  history)
  3. Kisah para rasul dan surat-surat berisi Kristus yang dialami (the Christ of experience)
  4. Wahyu berisi Kristus yang dimuliakan (the Christ of Glory).

Lukas 24:27 = Lalu Ia menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci, mulai dari kitab2 Musa dan segala kitab nabi2.
Alkitab bukan merupakan ilmu pengetahuan, sastra, atau filosofi. Tetapi Alkitab adalah kitab keselamatan, yaitu Yesus Kristus.

Tujuan dari Alkitab itu sendiri ada tertulis dalam Yohanes 20:30-31
“memang masih banyak tanda yang dilakukan Yesus di depan mata murid2Nya, yang tidak tercatat dalam kitab ini, tetapi semua yang tercantum disini telah dicatat, supaya kamu percaya bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam namaNya.”

Alkitab itu merupakan kesinambungan cerita mulai dari: creation (penciptaan), fall (kejatuhan dalam dosa), redemption (penebusan), consummation (penyempurnaan).

Dengan membaca Alkitab dapat membuat pola pikir kita menjadi pola pkir Kristiani yang dapat terus memperbaharui cara hidup kita sesuai dengan pengenalan kita akan Kristus sang Juruselamat.

Jadi, apakah kita ingin mengenal Kristus lebih dan lebih lagi? Jika ya, mulailah membaca Alkitab dari bagian awal sampai akhir sehingga kita dapat mengenal Kristus seutuhnya, yaitu The Christ of revelation, the Christ of history, the Christ of experience, the Christ of Glory.

Jika tidak, ubahlah jawabanmu menjadi ya.

Tuhan Yesus memberkati kita semua.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s