Kerjakan Keselamatanmu

PJ di FIB 060308

Jumat minggu ini libur, jadi ga da PJ d Fasilkom, tapi kami diundang untuk PJ di FIB. Bersyukur banget bisa ikut PJ di sana yang membuka pemikiran saya mengenai orang-orang yang mendapat kasih karunia Allah. Dan saya juga rindu untuk membagikannya dengan teman-teman. Silahkan dibaca.

bacaan: Roma 11:1-36

bacaan yang cukup panjang dan membuatku mengerti akan hal baru.
bangsa pilihan hanya ada satu, yaitu bangsa Israel..
orang pilihan adalah orang yang dipilih Allah yang bukan bangsa Israel. Dan kita yang percaya kepada Kristus dan telah menerima Keselamatan yang daripadaNya lah yang disebut sebagai orang pilihan,, orang pilihan yang merupakan cangkokan dari bangsa pilihan.
jadi, kita hanya Israel cangkokan,, oleh karena itu kita ga perlu sombong..
karena jika kita mendapatkan iman secara gratis dari Allah, apakah yang harus kita sombongkan? Malah sebaliknya, kita seharusnya gentar karena kita ga panta mendapatkan itu, kita manusia yang sangat berdosa. Bertanyalah, kenapa manusia harus diselamatkan? Mengapa saya yang diselamatkan? apa maksud Allah menyelamatkan saya? Apa yang harus saya lakukan saat saya mendapatkan berkat ini? Ya, ada sesuatu yang harus kita kerjakan.

sekali lagi, kita ga perlu sombong dengan apa yang kita miliki sekarang, termasuk iman percaya yang kita dapatkan secara cuma-cuma dari Allah. Karena apa yang menjadi milik kita adalah milik Allah.

jangan sombong, karena Allah dapat menghukum kita. Dia dapat menghukum bangsa pilihannya, apalagi kita yang hanyalah cangkokkan…

Yang harus diingat bahwa, tidak semua orang merupakan pilihan Allah,, karena itu jangan pernah berdoa agar semua orang menerima kasih karunia Allah, yaitu keselamatan,, tetapi hanya orang pilihan saja yang menerima kasih Allah.
lebih pantas berdoa untuk hukuman atas semua orang karena memang semua orang pantas dihukum.

ayat 26: dengan jalan demikian, seluruh Israel akan diselamatkan, seperti ada tertulis: “Dari Sion akan datang penebus, Ia akan menyingkirkan segala kefasikan dari pada Yakub.”

ayat 33-36: merupakan doxologi (kidung pujian) bahwa hikmat dan jalan dari Allah tidak dapat dimengerti.

ada yang berpikir, Allah tidak adil dengan caranya memilih bangsa pilihan dan orang pilihan, banyak orang menganggap Allah melakukan banyak hal tidak masuk akal. Dan manusia mulai membuat pengertian-pengertiannya sendiri, menganggap diriNya lebih pandai dari Allah. Saat otak kita ga nyampe untuk memikirkan kedahsyatan Allah, sadarlah bahwa otak kita lemah!
pada ayat 34: sebab siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? Atau siapakah yang pernah menjadi penasihatNya? (ayat 34)

John Calvin berkata: Disaat kita tidak mengerti banyak hal tentang Dia, maka yang harus kita lakukan hanyalah duduk diam dan memuji Tuhan.

Terpujilah Tuhan sekarang dan sampai selamanya. Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s