Less Me, more Jesus

Kejadian 3:1-7

ayat 5: “tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat.”

Allah menciptakan manusia serupa denganNya, tetapi pada kenyataannya  manusia malah  menciptakan allah serupa dengannya.
semua benda yang ada didunia ini yang diciptakan/dibuat oleh manusia pasti memiliki tujuannya masing-masing,, memiliki bentuk sesuai dengan tujuannya.. tujuannya di tentukan oleh pencipatya..
begitulah Allah menciptakan manusia dan menentukan tujuannya,, dan yang menjadi pertanyaan adalah apakah kita tahu tujuan Allah menciptakan manusia??

sesuatu yang telah dibuat memiliki nilai/harga tertentu, dan dapat menjadi rusak ketika menggunakannya tidak sesuai dengan tujuannya.. misalnya, pena yang seharusnya dipakai untuk menulis, kita gunakan untuk melempar orang, maka pena itu akan rusak. setelah rusak, maka harga dari barang itu akan berkurang, bahkan tidak punya harga lagi.
begitupun manusia yang sangat berharga bagi Allah telah rusak oleh dosanya. Tapi Dia sungguh mengasihi kita, padahal kita sebenarnya ga pantes untuk dikasihi,, berdosa, kita sering melakukan dosa yang sama berulang-ulang.

SUKSES adalah hal yang paling diinginkan oleh setiap orang, dan definisi sukses setiap orang berbeda-beda.
Tuhan Yesus sukses, sukses bukan hanya berarti bagaimana hal itu terjadi.. Tuhan Yesus walaupun menderita dan mati di kayu salib, tapi Dia sukses, Dia sukses menyelamatkan umatNya dari dosa yang membelenggu.
kebahagiaan kita adalah tujuan Allah menciptakan kita…
tapi kita malah mendefinisikan kebahagiaan kita sendiri,, misalnya kebahagiaanku adalah jika aku menikah dan menghabiskan hidupku dengan seseorang ,,  padahal kita tahu bahwa manusia terbatas, manusia bisa mengecewakan kita, membuat kita terluka,, yang bisa membahagiakan kita hanya Tuhan,, ga ada yang lain selain Dia…
hidup hanya untuk memuaskan hawa nafsu kita,,

Waktu hidup kita yang singkat ini,, apa yang akan kita lakukan??
untuk taat dan setia itu merupakan hal yang sangat sulit untuk dilakukan,, sangat mahal harganya,, apalagi ketika harus menyangkal diri dan menyangkal ego kita.. tetapi saudara-saudara,, kesetiaan dan ketaatan kita pada Tuhan tidak akan kita tuai saat ini… tapi nanti,, saat Tuhan Yesus datang kedua kalinya..

dan apakah kita tetap hidup sesuai dengan kehendak kita sendiri, ataukah kita mau menjadikan Yesus sebagai pusat hidup kita  dan namaNya terus dipermuliakan…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s