Archive for Uncategorized

Merry Christmas and Happy New Year 2011

Tidak terasa sudah 1 tahun kami menjalani kepengurusan di PO Fasilkom ini.
Banyak suka duka yang kami alami, dan pertumbuhan pun kami rasakan.
Keakraban dan kekerabatan sesama pengurus dan jemaat PO Fasilkom juga semakin baik.

Semoga nantinya pengurus tahun depan akan lebih baik lagi dalam melayani Tuhan..

PO Fasilkom, selamat natal ya… (telat banget ya.. –” tapi natal itu kan setiap hari xD)
Selamat tahun baru juga.. Semoga tahun depan jadi lebih baik lagi.
GBU :)

RPI Fasilkom 2010

Dalam rangka menyambut mahasiswa baru dan pengenalan akan Injil kepada mereka, seperti tahun sebelumnya, akan diadakan Retreat Pekabaran Injil (RPI) Fasilkom 2010.

Retreat ini akan diadakan pada hari Jumat- Minggu, 8-10 Oktober 2010 di Pondok Kepenrey. Tema yang akan diusung berjudul “Living as Childern of Light” dan memiliki ayat tema Efesus 4:24-25.

Kami mengundang para alumni dan anggota PO Fasilkom untuk turut hadir dalam acara ini. Jadi, kosongkan jadwal ya tanggal segitu.. xD

  • Iuran peserta:
      mahasiswa baru 100 ribu
      mahasiswa lama 150 ribu
      alumni 200 ribu
  • Jika berkenan untuk ikut atau ingin menyumbang, bisa mengirimkan ke salah satu rekening berikut : (harap melakukan pemberitahuan ke contact person)

      BNI Rawamangun
      0190120964
      a.n. Rina Akta

      BCA
      5270116711
      a.n Suviyanto

      Mandiri
      126-00-0513612-1
      a.n. Feraena Bibyna

    Contact Person:

      Bibay (085782765675)
      Rina (081384196262)
      Meli (081314210200)
      Christian (08998128012)

    Tunggu informasi selengkapnya di blog ini.. :)

    Sudah Siapkah Kita?

    Matius 25:1-13

    Matius pasal 25 menceritakan tiga perumpamaan tentang Kerajaan Sorga dan penghakiman di Akhir Zaman. Perumpamaan yang pertama intinya adalah berjaga-jaga agar saat Yesus datang kembali, umat Tuhan sudah siap. Kesiapan umat Tuhan itu diwakili oleh lima gadis yang bijaksana. Mereka mempersiapkan diri dengan matang, dengan membawa pelita serta minyak cadangan. Sedangkan gadis-gadis yang bodoh hanya persiapan seadanya, yaitu membawa pelita saja. Kedua kelompok gadis ini sedang menantikan mempelai pria (ay. 1). Pada saat mereka semua sedang menanti, memang tidak tampak perbedaan antara yang bijak dan yang bodoh. Baru pada saat mempelai pria menjelang tiba, saat yang tak seorang pun bisa mengetahuinya sebelumnya, terlihatlah siapa bijak, siapa bodoh.

    Saat mempelai pria tiba, tiba pula giliran gadis-gadis itu menyambut mempelai pria dan masuk ke ruang perjamuan kawin. Di situlah terlihat ketidaksiapan gadis-gadis yang bodoh. Tanpa minyak cadangan, mereka tidak bisa menyambut sang mempelai pria. Sementara mereka membeli minyak tersebut, mempelai pria sudah datang dan hanya kelima gadis bijak yang menyambut dia dan bersama-sama masuk ke perjamuan kawin tersebut.

    Mewakili siapakah lima gadis bodoh itu? Tentu orang-orang yang dalam hidup ini tidak memikirkan kekekalan, hanya sibuk dengan urusan duniawi. Saat Yesus datang kembali, mereka sama sekali tidak siap. Mereka tidak bisa menyambut Dia dan akan ditinggalkan. Merekalah yang menerima penghakiman terakhir.

    Apa pelajaran dari perumpamaan ini? Berjaga-jaga! Yesus dapat datang sewaktu-waktu. Bila saat itu tiba, tidak ada kesempatan kedua. Mereka yang tidak siap harus menanggung akibat kekal. Sejauh manakah Anda telah mempersiapkan diri di dalam menyambut hari penghakiman Tuhan? Apakah Anda telah memiliki fokus yang kuat dan persiapan yang cermat untuk hari kedatangan-Nya?

    baiklah mulai saat ini kita menyiapkan diri akan kedatanganNya yang kedua kali dengan:

    - rajin mencari Tuhan melalui saat teduh tiap-tiap hari (Mat 6:33)

    - menyukai dan merenungkan Firman Tuhan siang malam (Mz 1)

    - melakukan perintah Tuhan yang pertama dan yang terutama yi mengasihi Dia dg segenap hati, segenap jiwa dan kekuatan kita dan perintah yang kedua : mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri.

    Ok, selamat belajar & sukses selalu!!

    Rgrds n blessings,

    k Fesfi

    Jalan serta Yesus

    Salah satu lagu yang dinyanyikan pada PJ pertama FASILKOM UI pada ajaran 2009/2010 adalah lagu Jalan Serta Yesus yang sama dengan tema PJ kali ini.

    Berikut adalah lirik lagu tersebut :

    Jalan serta Yesus

    Jalan serta Yesus jalan sertaNya setiap hari
    Jalan serta Yesus serta Yesus slamanya

    Jalan dalam suka, jalan dalam duka
    Jalan sertaNya setiap hari
    Jalan dalam suka, jalan dalam duka
    Serta Yesus selamanya

    PJ pertama ^^

    Kalian masih ingat dengan ruangan di gedung B di lantai 6 ?

    Tema PJ tadi adalah : “Jalan Serta Yesus

    Pada pukul 11.00, ruangan tersebut telah terbuka dengan beberapa orang yang berada didalamnya, siapa ya mereka ? Tentunya, para pelayan yang mempersiapkan PJ.

    Bla bla bla (krek krek), bim salabim, sudah pukul 11.45 ;

    Terlihat beberapa jemaat telah memasuki ruangan tersebut. Mereka masuk dan agak bingung untuk menentukan tempat duduk, Wah.. tempat duduknya telah tersusun melingkar.

    PJ-pun dimulai, dengan dua orang MC( ivon dan hilda, angkatan 2006 ), dengan gitaris dua orang juga(alex[2007] dan laverdy[2005]). Dimulai dari puji-pujian, pembacaan ultah, pembagian PIPA, pengumuman kegiatan-kegiatan di PO FASILKOM(ada PJ, PD, dll.), dll.

    Lagu-lagu yang dinyanyikan membuat tubuh bergerak, bersama-sama. Pemilihan lagu juga bagus, yang membuat para jemaat saling ber-relasi, bergandeng tangan, jabat tangan, bergerak bersama, dll <Like This, kayak facebook>.

    Dan tadi ada games, untuk fellowship, jadi gamenya seperti ini : tiap jemaat dibagikan satu lembar kertas yang terdiri dari 25 kotak, dimana tiap kotaknya tertulis beberapa baris dekripsi. Anda tau game BINGO ? Nah, mirip sekali, jadi intinya adalah meminta tanda tangan jemaat lain yang memenuhi kriteria dekripsi di kotak yang bersangkutan. Yang sudah memenuhi 5 tanda tangan di kotak tersebut, yang membentuk satu garis(bisa horizontal, vertikal, diagonal) menjadi calon pemenang.

    Calon pemenang tersebut diminta untuk maju, dan memberitahukan siapa saja pemilik tanda tangan pada kotak-kotak yang membuatnya menjadi calon pemenang. Contoh dari dekrispi di salah satu kotak adalah : memakai ikat pinggang. Calong pemenangnya ada 7 orang, dan yang berhasil menang ada 5 orang. Selamat ya bagi yang telah menang dan menjadi calon pemenang.

    Sekitar jam 13.08, PJ telah selesai, dan diteruskan dengan penentuan jadwal PIPA oleh pemimpin KK dengan anak-anak KK-nya selama beberapa waktu ^^.

    Over all, PJ pertama ini berjalan dengan lancar ^^, bersuka cita, ikut PJ terus ya di minggu-minggu selanjutnya.

    PJ Pertama di Tahun ajaran baru ini

    Tidak terasa telah belajar di FASILKOM UI selama 3 tahun (angkatan 2006), saya sih 2 tahun(angkatan 2007), dia sih 1 tahun(angkatan 2008).

    Eh.. ini PJ pertama banget bagi mereka di FASILKOM UI (angkatan 2009).

    Ingat ya, hari ini adalah hari jumat. Mangnya ada apa ya dengan hari jumat ? di FASILKOM UI, ada Persekutuan Jumat(PJ). Saat dimana kita mengembalikan beberapa waktu kepada Tuhan yang kita isi dengan memuji Dia, mendengarkan Firman, bersekutu ^^.

    Hari ini, tanggal 4 september 2009, jam 11.45 – 13.00 ; datang ya ke Gedung B, di lantai 6.

    Above all sung by Hindi

    Saat tadi pagi sedang sibuk-sibuknya di kantor, gw mendengar sesuatu yang familiar di kuping. Seorang rekan kerja gw bernama Velroy (orang India beragama Hindu) sedang menyanyikan sesuatu yang familiar sekali di kuping gw. Kira-kira gw bertanya demikian:

    Velroy, what’s that you’re singing?

    Dan dia jawab kira-kira seperti ini:

    It’s a hymn. You know that?

    Singkatnya, gw minta lirik lagu itu ke dia dan dia malah menawarkan 4 album (per folder) hymns : First Love by Paul Baloche, Many walks one road by Christophil, Center of My Universe by Michelle Tumes dan Open the eyes of my heart by Paul Baloche.

    Above all powers
    Above all things
    Above all nature and all created things
    Above all wisdom and all the ways of man
    You were here before the world began
    Above all kingdoms
    Above all thrones
    Above all wonders the world has ever known
    Above all wealth and treasures of the earth
    There’s no way to measure what You’re worth

    Chorus
    Crucified
    Laid behind the stone
    You lived to die
    Rejected and alone
    Like a rose trampled on the ground
    You took the fall
    And thought of me
    Above all

    Sembari menunggu proses copy & paste, dia bertanya sesuatu yang penting buat gw.

    Do you know scriptures?

    Karena dia bertanya sambil menunjuk kepalanya lewat sampin, jadi ya gw pikir maksudnya ‘hafal ayat alkitab?’ ya gw jawab aja

    Not really

    Dan dia bilang lagi demikian

    I know some scriptures

    Lalu tersenyum dan membuat gw bertanya lagi

    How do you know?

    Dia jawab

    I just read bible

    Okelah. gw duduk lagi di bangku gw sambil merenung
    *malu*

    updated:
    Weits, entar dulu. masa postingan gw jadi ngegantung begini?
    ya jadi.. setelah gw cermati lagi kata-kata lagu diatas (coba kalian cermati juga) ternyata lagu ini bukanlah lagu yang bisa dimaknai secara sekuler.
    Bait pertama dengan jelas menggambarkan kebesaran Allah diatas segalanya. Lalu pada chorus, Allah yang begitu besar itu turun dan menjadi tertolak (rejected) diantara ciptaan-Nya.
    Dengan menyanyikan lagu ini secara sadar, kita mengakui kebesaran Allah dan dan mengagumi Dia yang, dari tahta kebesaranNya, mengosongkan diriNya dan mati di atas kayu salib karena dosa manusia.

    Semoga besok masih banyak kesempatan lagi buat ngobrol-ngobrol :-)

    Pemimpin yang Alkitabiah

    Saat ini PO Fasilkom sedang memasuki masa regenerasi pengurus. PO Fasilkom sedang pada tahap pergantian pengurus dari pengurus yang lama ke pengurus yang baru. Lalu, kenapa judul postingan ini adalah “Pemimpin yang Alkitabiah”? Karena, pengurus PMK adalah pemimpin jemaat Tuhan (jemaat PMK) dan orang-orang yang memimpin jemaat Tuhan haruslah sesuai dengan kehendak Tuhan. Dari mana kita tahu kehendak Tuhan kalau bukan dari Alkitab. Karena itulah yang menjadi pengurus PMK harus melalui proses yang sesuai dengan kehendak Tuhan. Proses yang seperti bagaimana yang sesuai dengan kehendak Tuhan? Saya akan membahas sedikit di sini, tapi mungkin ini tidak terlalu mendalam karena saya sendiri juga masih perlu banyak belajar mengerti kehendak Tuhan. :D

    Kriteria yang pertama dan paling utama, pemimpin umat Allah haruslah dipilih oleh Allah. Dapat kita lihat dalam Alkitab bahwa setiap pemimpin umat Allah adalah orang yang ditunjuk oleh Allah sendiri. Dalam cerita sejarah umat Israel, pemimpin mereka dari zaman kepemimpinan oleh nabi, berganti ke hakim-hakim, hingga ke sistem kerajaan, orang-orang yang menjadi pemimpin bangsa Israel adalah orang-orang yang ditunjuk oleh Allah sendiri (Musa, Yosua, Samuel, Daud, dll). Pada masa perjanjian baru pun, kita dapat melihat bahwa orang-orang yang kemudian menjadi rasul yang menjadi pemimpin jemaat adalah orang-orang yang dipilih sendiri oleh Tuhan Yesus, bahkan rasul Paulus yang bukan termasuk dalam murid-murid yang dipilih oleh Tuhan Yesus dipilih sendiri oleh Tuhan. Jadi, Alkitab dengan jelas ingin menyatakan bahwa pemimpin jemaat haruslah orang yang dipilih Tuhan.

    Kriteria yang kedua, sebelum menjadi pemimpin semua pemimpin jemaat harus melalui proses pembinaan oleh Allah. Beberapa contoh: Musa dibina Tuhan di Midian selama 40 tahun sebelum memimpin bangsa Israel keluar dari Mesir, Yosua dibina Tuhan dengan menjadi pengikut Musa sebelum memimpin bangsa Israel masuk ke Kanaan, Daud dibina Tuhan dengan cara menjadi pemain kecapi untuk Saul sebelum menggantikan Saul, murid-murid Tuhan Yesus menjalani pembinaan selama 3,5 tahun sebelum memberitakan Injil dan menjadi pemimpin jemaat, bahkan Tuhan Yesus sendiri harus menunggu 30 tahun sebelum melayani. Alkitab dengan jelas menyatakan juga bahwa setiap pemimpin dan bukan hanya pemimpin jemaat, setiap orang juga karena semua orang adalah pemimpin minimal bagi dirinya sendiri (selain dipimpin oleh Roh Kudus tentunya) harus melalui proses pembinaan oleh Tuhan.

    Kriteria ketiga dan yang terakhir yang akan saya bahas (bukan berarti hanya ada tiga kriteria, saya hanya membahas tiga. Saya tidak tahu jika ada yang lain, tapi menurut saya tiga ini yang penting untuk dibahas) adalah implikasi dari kriteria pertama. Kriteria pertama, pemimpin adalah yang ditunjuk Tuhan. Bagaimana menentukan bahwa seseorang itu merupakan orang yang ditunjuk Tuhan? Caranya dengan pemimpin sebelumnya menggumulkan orang itu, karena kita yakin bahwa pemimpin jemaat adalah pilihan Tuhan, maka orang yang memimpin tentu saja tahu kehendak Tuhan. Karena tahu kehendak Tuhan, maka pemimpin sebelumnya yang berhak dan berkewajiban untuk meregenerasikan pemimpin berikutnya.

    Semoga pembahasan ini bisa membuka wawasan pembaca mengenai pemimpin jemaat Tuhan yang sesuai dengan kehendak Tuhan. Amin.

    ~GBU All  :D

    Pergumulanku telah terjawab.

    Dulu, PMB 2003, kita (maba 03) disuruh bikin web. html biasa.
    Mas Rudi (2000) mengajak gw, Hermond, Freddy,, (siapa lagi ya?) untuk diajarin sedikit pake Microsoft FrontPage di Wisma Cornellius.
    Nah, waktu kita lihat-lihat tumpukan CD software diatas meja, gw masih inget waktu itu Rudi bilang begini:

    “CDnya bajakan sih, ini masih pergumulan aku sih sampai sekarang.”

    hemh.. waktu itu gw bingung banget. maklumlah, megang komputer aja cuman di SMA, itu pun diajarin Ms Paint dan Excel. jadi gw gak tahu menahu tentang lisensi. Sampai kemarin, gw tahu pun itu dosa, tetap aja gw gak bisa lepas dari XP Proffesional, Paint, Heart, Pinball, terutama Office.

    Nah, udah tahu kan kira-kira arah pembicaraan gw kemana?
    Yup! buat yang masih mahasiswa pasti tahu acara Microsoft Installation Festival 2007 yang diadain di Fasilkom.

    Gw mau ngomongin baik buruknya ideologi apa yang dibawa Microsoft. Memgw ngomong ini boleh dibilang karena gw juga turut serta dalam berjuang, menerangkan kepada Pak Nizar yang sudah mendaftarkan Fasilkom dalam program MSDN AA sejak tahun 2005 tapi tidak tahu kegunaannya sehebat apa.

    Tapi gw bersyukur banget, acara ini bisa berjalan dengan lancar. Sehingga, mahasiswa Fasilkom angkatan 2007 nanti tidak akan mengalami pergumulan yang sama dengan seniornya 7 tahun silam.

    Siapa Saya?

    
    
    Siapa Saya
    
    ----------------
    
    PJ 13 OKt 2006
    
    diadaptasikan dari kotbah kak Maya
    Bacaan:
    
    -------
    
    Kejadian 1 :26-28
    
    
    1:26. Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut
    
    gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan
    
    burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas
    
    segala binatang melata yang merayap di bumi."
    
    1:27 Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut
    
    gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya
    
    mereka.
    
    1:28 Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka:
    
    "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu,
    
    berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas
    
    segala binatang yang merayap di bumi."
    
    
    Efesus 4:17-18
    
    
    4:17. Sebab itu kukatakan dan kutegaskan ini kepadamu di dalam Tuhan:
    
    Jangan hidup lagi sama seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah
    
    dengan pikirannya yang sia-sia
    
    4:18 dan pengertiannya yang gelap, jauh dari hidup persekutuan dengan
    
    Allah, karena kebodohan yang ada di dalam mereka dan karena kedegilan
    
    hati mereka.
    
    
    ----------------------------------------------------------------------
    
    
    Pernah gak sih mikirin siapa diri kita sebenarnya? Kenapa saya orangnya
    
    begini? Emang sebenernya saya orangnya kayak gimana sih?
    
    
    Sebagian orang mungkin pernah memikirkan hal ini dan jadi makin
    
    bingung. Sebagian lagi mungkin sedang terus berusaha mengenal dirinya.
    
    Sebagian sisanya mungkin malah kagak peduli dengan hal ini.
    
    
    Kata alkitab, kita harus mengasihi Tuhan dengan segenap hati, jiwa, dan
    
    akal budi kita. Kalo kata orang yahudi zaman dulu, hati itu bukan cuma
    
    menyangkut perasaan tapi juga kemauan dan pikiran. Jadi kita harus
    
    mengasihi Tuhan dengan pikiran dan kemauan kita juga. Kita harus mengasihi
    
    Tuhan dengan kesadaran siapa kita sebenarnya.
    
    
    Terus gimana donk supaya kita bisa tau siapa kita sebenarnya?
    
    Ada istilah keren yang bisa ngejelasin gimana kita bisa mengenal diri
    
    kita dengan benar, namanya Duplex Cognitio Dei. Artinya mengenal Allah
    
    berarti mengenal diri sendiri. Jadi semakin kita mengenal Allah maka
    
    kita semakin mengenal diri kita sendiri.
    
    
    Kita kan diciptakan menurut gambar dan rupa Allah, so Allah donk yang
    
    paling tau siapa kita. Shalom dalam bahasa Ibrani artinya damai
    
    sejahtera. Kita bisa merasakan damai sejahtera kalo kita berada di posisi yang
    
    bener, yang sesuai dengan yang Allah mau, yaitu sebagai ciptaan,
    
    ciptaan yang tunduk sama penciptanya.
    
    
    Selain itu, kita juga musti tanya sama Allah, buat apa sih kita
    
    diciptakan? Ternyata jawabannya ada di Alkitab! Buka deh Yesaya 43:17.Di situ
    
    Allah bilang bahwa Dia menciptakan kita utnuk kemuliaanNya. Artinya
    
    semua ciptaan Allah itu seharusnya menyatakan kemuliaan Allah. Seorang
    
    tokoh merumuskan tujuan hidup kita dalam satu kalimat yaitu kita
    
    diciptakan untuk menyembah Tuhan dan menikmati Dia selamanya.
    
    
    Tapi zaman sekarang, manusia malah banyak yang lebih mikirin dirinya
    
    sendiri. Segala sesuatu enggak lagi berpusat kepada Allah sang pencipta,
    
    tapi malah berpusat pada manusia. Istilah kerennya humanisme.
    
    
    Tapi jangan salah, humnisme itu sebetulnya udah ada dari zaman dulu
    
    lho. Tau gak sih siapa humanist yang pertama? Ular! Kalo ga percaya, liat
    
    deh di Kejadian 3:4-5. Di situ keliatan bahwa ular sedang menghasut
    
    manusia supaya mikirin dirinya sendiri aja biar jadi kayak Allah, tau
    
    tentang yang baik dan jahat, dan ga mikirin kehendak Allah lagi. Padahal
    
    kita semua tau kan kehendak Allah itu selalu yang terbaik buat kita. So,
    
    rugi bener yah kalo manusia tuh mikirin dirinya sendiri.
    
    
    Kita kan diciptakan seperti Allah tapi bukan berarti kita ga bisa
    
    dibedakan dengan Allah lho. Manusia bisa dibedakan dengan Allah tapi puji
    
    Tuhan, kita ga bisa dipisahkan dengan Allah.
    
    
    Keren banget ga sih manusia itu diciptakan menurut gambar dan rupa
    
    Allah. Perfect banget gitu lho. Anehnya manusia itu malah sering ga puas
    
    dengan dirinya sendiri dan pengen jadi kayak orang lain. Kalo kata
    
    peribahasa rumput tetangga selalu keliatan lebih ijo dari pada rumput
    
    sendiri.
    
    
    Tapi bagi Allah, setiap manusia itu begitu indah dan mulia lho. Allah
    
    bikin setiap manusia kan ga pake cetakan kayak baju kodian tapi Dia
    
    bikin setiap kita itu bener-bener spesial. Dia itu kenal banget setiap hal
    
    dalam diri kita. Allah kita emang dahsyat!
    
    
    Jadi ngapain lagi puyeng-puyeng bandingin diri kita dengan orang lain
    
    kalo kita udah tau bahwa kita masing-masing adalah manusia yang terbaik
    
    yang Allah ciptakan menurut gambar dan rupaNya.
    
    
    Terbukti kan semakin kita mengenal Allah, gimana Allah memandang kita,
    
    semakin kita bisa mengenal diri kita sendiri. Semakin kita mengenal
    
    Allah, citra diri kita juga dipulihkan dan kita akan semakin menyerupai
    
    Kristus. Tapi inget, kagak bisa instant kayak mie rebus.
    
    Allah juga membentuk karakter kita melalui situasi-situasi yang terjadi
    
    dalam hidup kita. Misalnya Yusuf, dia itu pinter banget manajemen sampe
    
    mesir ga kelaperan waktu bencana datang. Tapi dia ga pinter dalem
    
    sehari lho. Dari masih muda, 17 taon, aja dia udah biasa menggembalakan
    
    domba dan mengatur rumahnya. Terus waktu di rumah potifar dia jadi kepala
    
    pengatur rumah. Terus di penjara juga dia ngurusin tahanan padahal dia
    
    sendiri tahanan. Yusuf tabah banget yah melewati semua proses itu. Kita
    
    musti belajar banyak nih sama tokoh-tokoh alkitab kayak Yusuf.
    
    
    Kita juga harus memperluas wawasan kita supaya bakat dan minat kita.
    
    Terus kita bisa mengembangkan bakat dan minat tersebut untuk kemuliaan
    
    Tuhan. Emang kalo segala sesuatu yang kita lakukan untuk memuliakan
    
    Tuhan, maka kita bakal bisa menikmati Tuhan.
    
    
    Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
    
    Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya! (Roma 11:36)

    « Tulisan sebelumnya
    Ikuti

    Get every new post delivered to your Inbox.