Arsip Penulis

h1

Above all sung by Hindi

April 27, 2008

Saat tadi pagi sedang sibuk-sibuknya di kantor, gw mendengar sesuatu yang familiar di kuping. Seorang rekan kerja gw bernama Velroy (orang India beragama Hindu) sedang menyanyikan sesuatu yang familiar sekali di kuping gw. Kira-kira gw bertanya demikian:

Velroy, what’s that you’re singing?

Dan dia jawab kira-kira seperti ini:

It’s a hymn. You know that?

Singkatnya, gw minta lirik lagu itu ke dia dan dia malah menawarkan 4 album (per folder) hymns : First Love by Paul Baloche, Many walks one road by Christophil, Center of My Universe by Michelle Tumes dan Open the eyes of my heart by Paul Baloche.

Above all powers
Above all things
Above all nature and all created things
Above all wisdom and all the ways of man
You were here before the world began
Above all kingdoms
Above all thrones
Above all wonders the world has ever known
Above all wealth and treasures of the earth
There’s no way to measure what You’re worth

Chorus
Crucified
Laid behind the stone
You lived to die
Rejected and alone
Like a rose trampled on the ground
You took the fall
And thought of me
Above all

Sembari menunggu proses copy & paste, dia bertanya sesuatu yang penting buat gw.

Do you know scriptures?

Karena dia bertanya sambil menunjuk kepalanya lewat sampin, jadi ya gw pikir maksudnya ‘hafal ayat alkitab?’ ya gw jawab aja

Not really

Dan dia bilang lagi demikian

I know some scriptures

Lalu tersenyum dan membuat gw bertanya lagi

How do you know?

Dia jawab

I just read bible

Okelah. gw duduk lagi di bangku gw sambil merenung
*malu*

updated:
Weits, entar dulu. masa postingan gw jadi ngegantung begini?
ya jadi.. setelah gw cermati lagi kata-kata lagu diatas (coba kalian cermati juga) ternyata lagu ini bukanlah lagu yang bisa dimaknai secara sekuler.
Bait pertama dengan jelas menggambarkan kebesaran Allah diatas segalanya. Lalu pada chorus, Allah yang begitu besar itu turun dan menjadi tertolak (rejected) diantara ciptaan-Nya.
Dengan menyanyikan lagu ini secara sadar, kita mengakui kebesaran Allah dan dan mengagumi Dia yang, dari tahta kebesaranNya, mengosongkan diriNya dan mati di atas kayu salib karena dosa manusia.

Semoga besok masih banyak kesempatan lagi buat ngobrol-ngobrol :-)

h1

Murder no more.

April 21, 2008

Bersyukur kepada Allah yang memberikan kita kehidupan!
Tapi kalau hanya hidup karena hari bukan karena arti, monyet juga hidup, coro juga hidup (tanpa bermaksud menghina salah satu ciptaan Allah).
Semua makhluk hidup, hidup bersama-sama. Saling berinteraksi dalam ekosistem sehingga menciptakan rantai makanan, simbiosis dan hal lainnya.
Lalu manusia harus hidup bagaimana biar tidak sama dengan monyet ataupun coro?

Allah memberikan manual untuk mengoperasikan hidup ini agar running secara optimal.
Pada jaman perjanjian lama, Allah memberikan manusia 10 hukum yang dituliskan pada 2 loh batu yang isinya adalah 10 poin penting dalam menjalin hubungan vertikal antara kita dan Allah dan hubungan horizontal antara aku dan kamu dan mereka.
Yah kira-kira begitulah bentuk manual tersebut pada mulanya sehingga sampai sekarang kita diberikan Allah manual yang lengkap yang kita sebut Alkitab.

Jika manusia melakukan manual tersebut dengan sungguh-sungguh, alhasil kehidupan manusia akan maksimal.

Dalam ibadah minggu (kemarin) diingatkan dengan sesuatu yang tidak baru. yaitu hukum ke-6

Jangan membunuh. (KELUARAN 20:13)

Jika yang Allah maksudkan adalah menghabisi nyawa seseorang, maka gw sudah termasuk lulus karena belum pernah membunuh orang lain.
Tetapi menghabisi nyawa orang lain bukanlah satu-satunya cara membunuh.

Karena ketika Allah memberikan kita hidup, bukan hanya nyawa.
Tetapi coba bayangkan apabila kita diberikan Allah nyawa tanpa diperbolehkan untuk mencari dan membuat pilihan apalagi memutuskan sesuatu. Punya nyawa tapi tidak punya kemampuan mencari pasangan nyawa sendiri.

IMO, nyawa adalah main thread dari hidup.
Dalam artian bahwa jika nyawa ini mati (exit), maka seluruh atribut kehidupan pun mati.
Jika hidup gw ini diibaratkan sebuah thread yang sedang berjalan (hidupku.exe) , maka dengan memanggil fungsi kill, hidup pun berakhir (exit).
Tapi dengan menutup semua akses sehingga thread ini tidak berguna, maka lebih baik thread itu mati.
AHAHA lucu juga mengibaratkan hidup ini sebagai sebuah thread ;p

Ada cara lain untuk mengambil alih kehidupan orang lain?
Pernah dengar istilah character assassination?
Melakukan pembunuhan karakter juga termasuk melanggar hukum ke-6.
Meniadakan hak dan kebebasan orang lain adalah juga pembunuhan yang dimaksudkan dalam hukum ke-6.
Karena dengan membunuh karakter, meniadakan hak dan mengatur kebebasan orang lain. sama saja dengan mengambil alih kehidupannya.
(jadi kurang suka dengan istilah managing people, mungkin lebih baik managing relationship)

Bunuh diri juga melanggar hukum ke-6
Berhentilah membunuh diri sendiri dengan berbagai macam penghakiman.
Hargailah hidup yang Allah telah anugerahkan dan operasikanlah hidup kita secara maksimal dengan membaca manual yang ia berikan dan manual itu kita sebut Alkitab. Mari membaca Alkitab, stop bunuh diri.

h1

Pergumulanku telah terjawab.

Juni 19, 2007

Dulu, PMB 2003, kita (maba 03) disuruh bikin web. html biasa.
Mas Rudi (2000) mengajak gw, Hermond, Freddy,, (siapa lagi ya?) untuk diajarin sedikit pake Microsoft FrontPage di Wisma Cornellius.
Nah, waktu kita lihat-lihat tumpukan CD software diatas meja, gw masih inget waktu itu Rudi bilang begini:

“CDnya bajakan sih, ini masih pergumulan aku sih sampai sekarang.”

hemh.. waktu itu gw bingung banget. maklumlah, megang komputer aja cuman di SMA, itu pun diajarin Ms Paint dan Excel. jadi gw gak tahu menahu tentang lisensi. Sampai kemarin, gw tahu pun itu dosa, tetap aja gw gak bisa lepas dari XP Proffesional, Paint, Heart, Pinball, terutama Office.

Nah, udah tahu kan kira-kira arah pembicaraan gw kemana?
Yup! buat yang masih mahasiswa pasti tahu acara Microsoft Installation Festival 2007 yang diadain di Fasilkom.

Gw mau ngomongin baik buruknya ideologi apa yang dibawa Microsoft. Memgw ngomong ini boleh dibilang karena gw juga turut serta dalam berjuang, menerangkan kepada Pak Nizar yang sudah mendaftarkan Fasilkom dalam program MSDN AA sejak tahun 2005 tapi tidak tahu kegunaannya sehebat apa.

Tapi gw bersyukur banget, acara ini bisa berjalan dengan lancar. Sehingga, mahasiswa Fasilkom angkatan 2007 nanti tidak akan mengalami pergumulan yang sama dengan seniornya 7 tahun silam.